Pages

Senin, 06 Agustus 2012

Lilin Gelas Kaca

Cinta itu kopi. Pahit, sedikit gurih dan membuat orang ketagihan. Gula, cream, kafein, arah dan cara mengaduk akan menentukan nilai kopi. Meskipun ada Arabica dan Robusta yang sangat berbeda, tapi bahan-bahan itu dapat memfusikan diri dengan kesempurnaan. Cinta rasa kopilah yang akan mengawali kisah ini dan akan berakhir pada cangkir kopi yang kosong. Sekosong cangkir tanpa tetesan terakhir tapi meninggalkan aroma dan plak yang tidak bisa pudar. Terpaku diam, menatap bulan dan menekuri secangkir kopi. Tatapan matanya tampak terang melebihi terangnya gemintang yang mampu menembus kelamnya malam. Sesekali ia merunduk, mengalirkan sebagian sinarnya pada benda berukuran 10 cm X 5 cm X 0.5 cm di depannya. Benda itupun seketika bersinar begitu terjadi sebuah tabrakan antara permukaan tangan lembutnya yang bak sutra dengan permukaan metal. Sebagian sinar itu terbias ke wajah cantiknya. Segaris senyum pun merekah di bibir begitu ia mendapatkan sebuah pesan dari seseorang yang berada di seberang sana. aku tahu kamu belum tidur. Jaga tidurmu sampai tengah nanti karena sesuatu sedang berlangsung dan bakal menghampirimu tepat diantara dua malam ini. ‘Baiklah, akan ku tunggu’ hanya itu jawaban yang ada di pikiran Widya ketika selesai membaca pesan dari kinan. Kinan, dialah yang mengirim pesan itu tepat saat jam analog menunjukkan pukul 23.00. dia adalah teman malam Widya. Teman yang selalu menjadi penghangat diantara kebekuan malam, dialah satu-satunya teman yang masih hidup saat mata tak bisa lagi menutup, pikiran tak berputar, dan hati yang sepi. Malam selalu menjadi indah dan lebih indah dengan kehadiran ‘manusia kelelawar’. Widya dan Kinan baru saja berteman, tapi entah kenapa mereka langsung cocok. Mungkin karena mempunyai penyakit yang cenderung sama, insomnia. Penyakit sukar tidur itu membawa Widya pada dunia malam yang sepi namun indah, suram tapi sempurna. Karena disana dia bisa menikmati dinginnya angin yang menusuk tulang, membelai bulu kuduk dan kadang menyakitkan. Tapi belakangan ini, malam-malamnya kian menghangat karena kehadiran kinan. Kehangatan itu kian menjalar dan lebur bersama aliran darah yang melewati otak, jantung, hati dan paru-paru. Saat malam datang, tanpa sadar organ-organnya selalu bekerja lebih baik ketika nama Kinan muncul di layar smartphone, komputer atau bahkan hanya dipikiran belaka. 23.15, rasa kantuk mulai menyerang Widya. entah kenapa malam ini dia merasakan kantuk yang begitu hebat. Padahal biasanya Widya akan mulai mengantuk jika malam sudah menyisakan sepertiga tubuhnya. Kantuk menjadi hebat dan semakin hebat. Tapi pikirannya tak bisa terpejam, dan hanya berpikir supaya dia tidak tidur malam ini. Kinan akan mengisi malamnya ini dengan sesuatu yang sudah direncanakan dan Widya harus menerima itu karena dia mencintai kinan dengan segala sesuatunya. Kopi. Ya, mungkin kopi bisa membantunya lagi mengusir kantuk yang kian menjadi. Diambilnya kopi instant yang selalu ada di rak pantry. Menuangkannya ke dalam cangkir, mengkombinasikan serbuk-serbuk kopi dengan air hangat. Dan mengaduknya perlahan, melingkari cangkir dan membentuk huruf Z agar bahan-bahan yang berbeda tersebut bisa melebur menjadi satu kesatuan. Lumayan, kopi dapat menghilangkan 50 % kantuk yang menyerangnya tiba-tiba. Terdengar deru mesin kendaraan yang berhenti di depan pintu rumah. “Mungkin Kinan”, pikir Widya. Sontak Widya pun meninggalkan kamarnya dan sedikit berlari menuju halaman depan untuk mengecek keadaan deru mesin yang tiba-tiba berhenti di depan rumahnya. Dan benar saja, Kinan lah pemiliknya. “ikut aku” kata Kinan “ kemana? “ “ menemui sesuatu. Ayolah, gak usah mikir lama-lama.” “ya, baiklah.” Jawab Widya sambil menaiki mobil Kinan. Kinan menggiring Widya menuju mobilnya, menutup matanya dengan kain hitam. Ia ingin memberikan kesan bahwa semuanya telah diatur demi sebuah kesempurnaan. Mereka menuju sebuah tanah lapang yang letaknya tidak jauh dari rumah Widya. Kinan memegang tangan Widya dengan sangat hati-hati seakan ia tidak mau kehilangan tangan itu. Widya tampak gelisah, dan Kinan berhasil menafsirkan raut muka Widya yang sedikit takut. “tenang aja, aku gak bakalan nyakitin kamu Wid.” Kata Kinan meykinkan Widya “iya, aku percaya” “aku lepasin dulu penutup matanya, ya. tapi kamu jangan buka mata dulu sebelum ada aba-aba dari aku.” “oke” “satu, dua, tiga, silakan buka mata” Widya terhenyak begitu melihat tanah lapang yang biasa ia pakai joging berubah jadi taman yang bertaburan lilin meja warna-warni beraromatheraphy berbentuk hati yang mengelilingi kaki mereka berdua. Ia hanya bisa terdiam melihat kejutan yang Kinan berikan untuknya. Ia tidak menyangka bahwa manusia kelelawarnya yang selalu menunjukkan sisi humorisnya mendadak menjadi seseorang yang sangat romantis. Ini menambah nilai plus Kinan di mata Widya. “gimana Wid?? Bagus enggak?? Aku buad ini dari tadi sore lhoo.” “bagus, bagus banget kok.” “dengerin aku, please.” “pastilah. Ngomong, gih. Cepetan.” “lilin-lilin ini tuh buat kamu. aku sengaja ngasih lilin ini ke kamu biar kamu gak pernah ngerasa kegelapan. Meskipun ada bulan dan bintang, lilin ini akan lebih terang di banding mereka. Lilin ini gak akan bisa habis karena dalam gelas kaca. Aku ingin kamu menjadi lilin di hati aku dan aku yang menjadi gelas kacanya. Api, cahaya dan panas yang akan ada dan tumbuh melalui hati kita. Apakah kamu mau menjadi lilin dalam gelas kacaku?” “aku mau menjadi penyempurnamu dengan menjadi lilin. Aku yang akan menjaga api, cahaya dan panas agar tak lagi terkoyak. karena tanpa gelas kaca, aku hanya sebatang lilin rapuh yang kian lama kian tak terbentuk. Aku akan mengisi kekosonganmu. Dan bersamamu, aku akan selalu ada.” “pinter banget sih, kamu.” “jelas, dong. Terus?” “terus apa?” “masak gitu doang?” “emang harus gimana?” “cinta-cintanya besok aja. Kan ini buat kejutan.” “kejutan? Besok? Terus sekarang? “iya,, ini buat kejutan ulang tahunnya Tara. Besok.” “jadi, ini semua buat Tara?” “iya, di samping pohon itu kan ada tulisan Kinan Love Tara. Masak gak baca sih?” “kinan, aku pulang.” “kamu kenapa Wid?” “aku kira semua ini buat aku. Karena aku suka kamu, Kinan.” “aku gak tahu perasaan kamu, Wid. Sorry. Aku sudah terlanjur suka sama Tara bahkan sebelum aku kenal kamu.” “gak ada yang salah. Aku pulang.” Suram. Hati Widya menjadi suram setelah mengetahui bahwa Kinan ternyata mencintai orang lain. Ia yang terlalu mengharapkan Kinan tanpa memedulikan perasaan Kinan. Kinan akan tetap menjadi ‘manusia kelelawar’ Widya dan teman mengosongkan cangkir kopi. Widya kembali pada gelas kopi yang menghitam dan meninggalkan plak yang tidak bisa memudar. Meskipun membuat kopi baru, plak akan tetap berada disana bahkan menebal bersama kopi-kopi lain.

Rabu, 08 Juni 2011

teks dakwah

Perbedaan adalah rahmat
Pernah tidak anda berfikir mengapa kita diciptakan penuh dengan perbedaan ? Seperti ada yang gemuk, ada yang kurus, ada yang tinggi, ada yang pendek, ada yang kaya, ada yang miskin, ada yang cacat, dan masih banyak lagi perbedaan-perbedaan yang diciptakan oleh Allah SWT. Mengapa semua itu terjadi ?
Percaya tidak kalau Allah menciptakan semua perbedaan itu untuk dijadikan sebagai rahmat yang amat besar di atas dunia ini. Bagaimana tidak ? Coba bayangkan kalau bentuk, sikap, dan semua yang ada di dunia ini diciptakan Allah sama semua rupanya ! Tentu saja hal itu sangat tidak menarik dan sangat tidak enak. Karna perbedaan itulah yang membuat kita lebih bersatu. Seperti semboyan yang ada di burung garuda pancasila yaitu Bhinneka Tunggal Ika yang artinya walaupun berbeda tapi tetap satu.
Allah menyuruh kita begitu karna semua yang diciptakan Allah itu tidak sia-sia. Seperti firman Allah pada Surat Sad ayat 27 :
وماخلقناالسماء و الارض و مابينهماباطلا
Artinya : Dan tidak Aku ciptakan langit, bumi, dan yang berada di antara keduanya dengan sia-sia……
Tapi tentu semua rahmat yang diberikan Allah tersebut harus kita syukuri dan apabila kita tidak mensyukurinya kita akan disebut kufur nikmat.
Untuk memikirkan semua hal yang diberikan Allah tersebut tentu kita harus selalu menuntut ilmu. Karena tidak mungkin tanpa ilmu kita bisa menyimpulkan semua itu.
Kita disuruh Allah untuk menuntut ilmu sampai akhir hayat kita. Karena ilmu itu tidak akan pernah ada habisnya. Makanya dari sekaranglah menuntut ilmu sebelum terlambat karena menuntut ilmu termasuk berjihad di jalan Allah. Itu juga termasuk ibadah apabila menjalankannya dengan ikhlas, dan pahalanya akan lebih banyak lagi kalau ilmu itu kita ajarkan kembali. Karena akan menjadi ilmu yang bermanfaat yang akan menjadi amal jariyah yang pahalanya tidak akan pernah putus.
Ilmu ini sangat gunanya terutama dalam mencapai cita-cita. Dalam mencapai cita-cita ini tentu kita harus berusaha semaksimal mungkin atau berikhtiar, setelah itu baru kita bertawakal pada Allah. Jika kita gagal nantinya kita tidak boleh berputus asa. Karena itu tandanya usaha kita belum maksimal atau memang bukan rezeki kita. Maka dari itu kita harus berusaha lebih keras lagi dan selalu berdoa dan beribadah kepada Allah.
Banyak sekali guna ilmu yang lainnya. Salah satunya seperti pada saat ini banyak sekali penemuan-penemuan baru terutama dalam bidang kesehatan. Misalnya berbagai macam obat yang baru ditemukan. Seiring perkembangan zaman, perkembangan pemikiran manusia tentang ciptaan-ciptaan Allah yang bisa dijadikan obat. Coba anda bandingkan antara obat yang berasal dari alam dengan yang banyak mengandung zat kimia! Obat dari alam tentu saja sudah ada sejak bumi ini diciptakan, sedangkan obat kimia itu baru ditemukan beberapa tahun terakhir ini dengan melalui teknologi yang sangat canggih. Malahan sekarang ini manusia di dunia sudah banyak yang sadar akan bahaya dari obat yang mengandung zat kimia tersebut. Sehingga melakukan BACK TO NATURE yang diakui khasiatnya lebih bagus dari obat-obat kimia tersebut. Contohnya saja obat cina, obat cina ini sudah ditemukan sekitar 5000-an tahun yang lalu dan percobaan khasiat obat langsung dicobakan pada kaisar. Sedangkan obat-obat yang mengandung zat-zat kimia baru ditemukan dan percobaannya hanya dilakukan pada binatang percobaan.
Seperti menemukan obat-obatan tadi tentu diperlukan usaha-usaha. Dalam berusaha pun kita juga harus percaya pada takdir yang akan menentukan bagaimana hasil usaha kita. Takdir itu terbagi 2 :
1. Takdir mu’alaq à takdir yang erat kaitannya dengan ikhtiar manusia
2. Takdir mubram à takdir yang terjadi pada diri manusia dan tidak dapat diusahakan atau ditawar-tawar lagi oleh manusia
Hanya takdir mu’alaq yang bisa dirubah oleh manusia. Dan perubahan itu hanya akan terjadi bila berasal dari diri orang itu sendiri. Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sampai kaum itu merubah nasibnya sendiri.
Dan kita juga tidak boleh menyalahi takdir, karena semua itu telah masuk ke dalam scenario Allah. Dan jangan lupa untuk selalu berusaha dan bersyukur dalam hidup ini.
Pada akhir dakwah saya, saya ingin mengatakan, for me life is art, because art is abstract like this life. In life if you wanna be success, just be your self and keep honesty. Dan beranilah bermimpi besar, karena mimpi-mimpi itulah yang akan menjadi jejak-jejak dalam hidupmu.

Rabu, 01 Juni 2011

Karena Kamu Adalah Cinta

Aku mencintaimu karena kamu adalah cinta

Cintaku tumbuh di atas bebatuan gunung yang solid. Meskipun keras aku akan berusaha menemukanmu dalam gua rindu. Akar pepohinan selalu mengoyak percumbuan kita, tapi genggaman erat yang selalu merekatkan kejayaan cinta ini.

Cintaku hidup di atas bebatuan karang. Semakin banyak ombak, akan semakin menguatkan rasaku. Erosi air laut pun tak kan berarti jika pelukan kita tak terlepas.

Cintaku hanya sederhana. Seperti bintang yang mencintai kegelapan malam. Seperti bumi yang mencintai matahari dan langitnya. Aku bahagia bisa mencintaimu dalam kesederhanaanku.

Aku mencintaimu karena kamu adalah cinta

Selasa, 31 Mei 2011

RINDU

Setiap kali bertemu, aku menabung rindu. Rindu pada bulan dan matahari di kanan kiri matamu. Ada berbagai macam warna pelangi di hidungmu. Dan kupu-kupu di bibirmu.
Setiap kali bertemu, aku menabung rindu. Memasrahkan rindu pada jebakan cinta. Terjebak pada peristiwa yang melumatkan asa. Dan pada pertemuan yang melumat raga.
Setiap kali bertemu, aku menabung rindu. Rindu untuk mengaitkan kembali gelas-gelas kita. Menyelaraskan jiwa pada irama raga. Dan memecahkan pelik di dada.

Senin, 28 Maret 2011

Kelu dan Cinta

Desir ini datang terlalu cepat. Bahkan saat aku belum menemukannya. Jangankan menemukannya, berfikir pun belum. Pikiranku terlalu penuh oleh hal-hal lain. Tapi bayanganmu selalu menyembul disela-sela otakku. Rasanya, bayanganmu telah menjadi sebuah sel dalam otakku. Sel abadi, yang tak pernah padam atau hilang.
Aku memandangmu sebagai pintu. Saat pintumu belum terbuka. Aku sudah menunggu. Bahkan menanti. Hanya untuk melihatmu. Hanya melihatmu!! Sudah lebih dimataku.
Daun pintumu saja belum bergerak. Tapi asaku sudah melambung. Terbang dengan sayapnya. Meninggalkanku jauh. Jauh, sejauh radiasi nuklir fukuyama.
Mungkin kau tak pernah melihat keberadaanku. Karena aku hanya sebuah plankton di samudra pasifik. Tenggelam bersama kekerdilanku. Dan bisa saja aku musnah tak tersisa.
Haruskah aku lari menghindari desir ini??. Retoris belaka. Ambigu kata-kata. Hah, dunia ini semakin fana dengan kehidupannya.
Saat asaku terbang, fikiranku terbang dan mereka menangkap satu hal. Satu hal yang mungkin sangat sulit untuk diucapkan. Sampai lidahku kelu. Dalam kekeluan jiwaku, AKU MENCINTAIMU

Rabu, 23 Maret 2011

Aku dan Kamu

Hari-hari semuku telah beranjak
meninggalkan sunyi
Diamku hilang senyum menyerang
Karenamu ..

Kau datang tiba-tiba
Tak memberiku waktu untuk berkata “ya”
Cukup sedikit katamu
Membuatku tergila-gila

Perhatianmu membuat dadaku sesak
Nafas pun seolah tergulung kembali
Dan mata ..
Seakan terpaut dengan matamu

Kau membuatku gila !!!

Sambutlah sayaa ...

Aku telah lelah berdiri
Ditempat datar dengan sandiwaranya
Aku ingin mendaki
Meski bukan di ketinggian
Jalan menikung mungkin indah
Meski berbatu
Telah cukup aku dalam kediamanku
Dunia telah berubah
Revolusi terus bergulir
Mulut yang diam kini terbuka
Mata sayu jadi membara
Dunia ..
Sambutlah saya

Jumat, 14 Januari 2011

DAUN WARU

Matahari bersemu merah di ufuk timur. Menambah manis senyum atun yang memang sudah manis dari orok. Tirai jendela terbuka, menandakan adanya kehidupan bagi sang pemilik. Jemari indah bergerak dengan gaya gemulai namun cekatan mengambil kain berbulu, dan bersiap membersihkan badan. Aroma sabun bunga lili menempel pada tubuhnya, ia terlihat segar dan siap melanjutkan harinya. Tangannya sibuk menyapukan bedak ke wajah, dan bersiap menuju tempat kursus. Atun pun pamit dan menapakkan kakinya di jalanan berbatu sambil sesekali tersenyum ramah pada orang-orang yang mengenalnya.
Sementara itu, Karyo seorang petani yang tengah menuai banyak rezeki akibat melambungnya harga beras sedang sibuk menyiapkan peralatan bersawahnya. Ia memang tergolong pemuda yang ulet dan senang bekerja keras. Sudah sejak lama ia menaruh hati pada Atun tapi ia tidak sedikitpun mempunyai keberanian untuk mengatakannya karena menurut adat, hal percintaan masih dianggap tabu.
Setiap bertemu Atun, kaki Karyo selalu lemas jantungnya berdetak dua kali lebih cepat, suhu tubuhnya naik, kontras dengan telapak tangan dan kakinya yang cenderung dingin. Begitu juga dengan Atun, tapi ia sedikit lebih bisa menguasai dirinya dengan cara menundukkan pandangannya.
Mungkin hukum adat masih ragu terhadap perasaan mereka. Bukan Dewi Amor yang menguasai percintaan di desa ini. Adat, kawan. Ya, hanya hukum adat yang dapat menyatukan dua individu heterogen meskipun mereka tak saling mencintai. Witing tresno jalaran soko kulino. Itulah pedoman mereka.
Matahari mendaki langit hingga berada sejajar dengan ubun-ubun manusia. Atun meninggalkan tempat kursus dan berjalan gontai menuju ke kediamannya. Ia sempat memergoki Karyo yang sedang berjalan meninggalkan serambi rumahnya. Begitu menyadari kehadiran Karyo, Atun langsung menundukan pandangan dan ia hanya bisa menikmati kaki-kaki jenjang Karyo yang diam ditempat. Atun langsung masuk rumah.
“ Tun,, dateng-dateng kok mukanya merah. Kenapa tun? “ tanya Mak Nyak
“ anu Nyak, tadi di jalan panas banget. Muka Atun kena matahari Nyak.”
“ kena panas kok merah Tun.. tun.. “
“ ya udahlah Nyak, Atun mau ganti baju dulu”
“ eh.. Tun. Jangan ganti baju dulu. tolong dong anterin ini ke sawah “
“ bungkusan apa nih Mak? “
“ itu sabit sama camilan buat engkong, pokoknya anterin ini ke sawah ya”
“ ya udah dehh. Atun pamit dulu deh Nyak.“
“ ati-ati Tun. “
Atun meninggalkan rumahnya dan bergerak menuju sawah engkongnya. Jarak antara rumah dan sawah lumayan jauh, hampir satu kilometer. Biasanya Atun naik sepeda jika disuruh Mak Nyak, tapi hari ini Atun terlalu bahagia sejak pertemuannya dengan karyo tadi siang dan jarak yang lumayan jauh itupun dianggap dekat saja olehnya.
Daun-daun yang mengering serasa bersemi kembali, udara yang panas itu malah dianggapnya sebagai kehangatan yang menyelimuti hati. Atun kasmaran. Lagu-lagu cinta keluar begitu saja dari mulut Atun. Semut merah yang menggigit kaki Atun pun malah diambil dan dibelai-belai. Tak tanggung-tanggung, ia memasukkan semut ke dalam sakunya untuk bisa ia rawat begitu sampai dirumah. Itulah cinta.
Atun sengaja memilih jalan yang berada di samping sawah supaya ia bisa menggoda Engkong yang biasanya duduk-duduk di kursi dari bambu dibawah teduhnya pohon waru yang menghiasi pinggiran sawah. Atun mencari-cari sosok manusia bertuan di daerah itu, nihil. Diujung matanya, ia melihat sesosok siluet manusia yang sedang duduk melepas penat. Kakinya terdorong untuk mendekat seakan-akan ia adalah kutub selatan dan siluet itu adalah kutub utara. Cepat dan semakin cepat langkahnya, berbanding lurus dengan kekuatan tarikan antar kutub magnet. Sesosok siluet itu menunduk.
“ kong, nih bungkusan dari Enyak. “
Sosok itu tak menjawab, tapi ia malah mendongakkan kepalanya. Ces, setetes embun jatuh dihati mereka saat kedua pandangan mereka beradu. Pandangan mereka bertahan hampir satu menit dalam kebisuan kata dan gesekan pohon waru yang melatar belakanginya.
“ em,, “ kata mereka bersamaan
“ mas karyo dulu. “
“ eng,, Atun duluan aja. “
“ ya udah, Engkong dimana ya mas? “
“ Engkong udah balik dari tadi Tun. Emang ada apa Tun? “
“ oh, ini ada bungkusan dari Enyak. Kata Enyak isinya sabit dan ada sedikit camilan buat Engkong”
“ sabit?? Itu sabit aku Tun. “
“ oh ini sabit Mas Karyo toh. Ya udah mas,ini sabitnya. Atun mau balik dulu kalau gitu”
“ iya.” Jawab Karyo seadanya akibat otaknya yang masih lemas sejak kedatangan Atun. “ Tun, tadi kan kamu sudah ngomong, sekarang gantian saya yang ngomong. Dengerin ya!! “ Atun hanya bisa diam membisu dan akhirnya menganggukkan kepala, sementara tangan Karyo mulai bergerak melambat dan berasil menggenggam jemari Atun lalu menggiringnya mendekat. “ Tun, sudah sejak lama aku memerhatikan kamu. Dan selama itu, aku sadar satu hal kalau aku,, aku,, tresno marang awakmu tun. “
“ artinya apa Mas? “
“ aku.. aku.. cinta sama kamu tun. Kamu gimana? Ada rasa gak sama aku? “
“ ehm,, aku, sebetulnya aku juga punya rasa sama Mas Karyo. “
Entah angin darimana, yang jelas angin itu seakan merestui percintaan mereka. Ia menggoyangkan pohon waru yang kekar itu agar daun-daunya yang berbentuk hati berguguran tepat diantara mereka. Matahari kekuningan yang menyembul dari awan sebelah barat, mengemaskan guguran daun waru dan wajah mereka yang sedang dimabuk cinta.
“ tapi mas, kita gak bisa bersama mas. “
“ Loh, kenapa gak bisa Tun? “
“ apa Mas lupa kalau di desa ini ada hukum yang masih berlaku? “
“ tapi Tun,, hatiku sudah penuh terisi denganmu Tun. Dengan matamu, senyummu dan semua tentangmu. “
“ Atun gak mau jadi anak durhaka Mas. Atun mau mengabdi sama orangtua Atun saja. “
“ jadi, Atun gak mau sama Mas Karyo? “
“ saya mau sekali. Tapi sekali lagi Atun gak mau buat Enyak marah mas. “
“ ya sudah Tun. Tapi ingat, aku akan selalu mencintaimu. Dan aku akan berusaha semampuku.”
“ saya tunggu mas. “
Mereka saling melepaskan jemari dan saat Atun beranjak pergi, tangan Karyo menarik Atun dengan keras dan menyebabkan bahu mereka bertabrakan dan saling memeluk. Cukup sepuluh detik, lalu mereka pulang dalam kebisuan.
Atun bingung, apakah ia harus senang karena ternyata Karyo juga mencintainya ataukah ia harus bersedih hati karena ternyata ia tidak bisa bersatu dengan Karyo. Bingung. Begitupun dengan Karyo.
Hukum adat mengatakan bahwa dua orang dapat dipersatukan kalau mereka sama-sama lahir pada weton yang sama. Selain itu, antara kedua orang tuanya harus saling memercayai dan dapat menjadi penanggung jawab.
Bebarapa hari terakhir, orang tua Atun terlihat begitu sibuk. Tak ada yang tau apa yang menyibukkan mereka. Sesekali mereka berkasak-kusuk dan perdebatan-perdebatan kecil sering muncul.
Hari itu, orang tua Atun mengadakan sebuah syukuran kecil. Saat Atun bertanya tentang maksud syukuran itu, orang tuanya hanya tersenyum. Saat acara berlangsung, ia baru mengerti kalau acara itu adalah pengumuman calon suami Atun. Disaat-saat seperti inilah ia hanya menginginkan Karyo. Karyo yang dicintai dan mencintainya. Atun tak kuasa mendengar calon laki-laki pendamping hidupnya. Saat pengumuman akan berlangsung, ia berlari sekuat tenaga menuju sawah tempat ia dan Karyo mengutarakan cinta, berharap Karyo ada disana dan bisa menenangkannya. Ternyata Karyo memang berada di tempat yang sama. Anehnya, mereka punya masalah yang sama bahwa pendamping hidup mereka telah ditentukan dan sebentar lagi akan ada ikatan yang dapat memisahkan mereka secara legal.
Hari pertunangan pun tiba, dua calon pengantin akan dipertemukan. Atun semakin tersiksa. Matanya sendu, senyumnya tak lagi semanis rekahan matahari pagi dan batinnya selalu saja ingin menolak takdirnya, tapi ia tak ingin melukai siapapun. Sejak semalam, ia mengurung diri dikamar dengan alasan ia ingin memantapkan diri sebelum ia terikat nanti. Ia merasa bagaikan robot yang semuanya dapat diatur atas nama adat. Ia benci ini.
begitu masuk acara inti, tangannya kian mendingin. sebuah cincin sudah masuk dalam jemari manisnya, namun ia masih saja tak kuasa mendongak melihat calon suaminya. Bahkan saat Atun harus memasukkan cincin ke tangan pria itu, ia terlihat masih ragu.
“ tolong pasangkan cincin itu ke jari manisku. “
Hatinya makin bergejolak, seakan-akan ia mendengar Karyo berbicara padanya. Meminta cincin itu. Ia tak mungkin kabur, karena itu akan semakin membuat malu keluarganya. Ia bingung, sangat bingung.
“ ini Mas Karyo, lihatlah. Dan pasangkan cincin itu. “
Atun mendongakkan kepalanya, dan melihat sosok siluet pria di sawah yang pernah meremas jemarinya. Refleks, ia memeluk pria itu. Menyusupkan kepalanya ke dalam kehangatan dada bidang calon tunangannya.
“ ayolah Tun, cincin itu ditunggu banyak orang. “
Tanpa kata-kata, Atun langsung mendesakkan cincin itu ke dalam jari manis pria tercintanya. Sebuah kecupan mendarat di kening Atun. Merah, kawan. Wajah Atun kian memerah bersama merahnya cinta mereka yang kian hari kian membara.

Minggu, 05 Desember 2010

Bojonegoro Banjiiir

semenjak sabtu malam hingga saat ini Bojonegoro dikepung bajir. di daerah Dander, ada banjir bandang. jalan protokol di kota pun juga ada yang terlihat menggenang. bahkan sawah-sawah yang berada di kanan-kiri terminal pun tak lagi tampak laiknya sawah, tapi lebih mirip dengan tambak.

akankah Bojonegoro tenggelam seperti tahun 2007 kelak?? tunggu saja kelanjtannya

Senin, 29 November 2010

Rest in Peace My Grandma

huaaa....
nenek aku meninggal

sebenernya sih bukan nenek kandung ya,tapi nenek ku yang satu ini sempet ngerawat aku pas aku masih kecil. huhuhu ,,, (sedih mode on)

tadi pas aku baru pulang sekolah ada tetanggaku yang bilang kalo nenek ku ini sudah gak ada. jam 11 beliau meninggalkan dunia ini dengan sebuah senyuman dan nafas terindahnya. beliau emang udah agak lama dirawat di Rumah Sakit. tapi, aku gak nyangka kalo umur beliau tuh cuma sampai disini aja..

moga beliau bisa diterima di sisi-Nya kelak, dan smoga ini adalah jalan terbaik yang dipilihkan Allah untuknya. :(

selamat jalan
see you in another live !!!! :(
I miss you so much

kesel, sebel jadi satu

mo curhat niiihh!!!!

lu tu nyadar gak sih sbenernya???
lu tu dalam posisi minta tolong!! ngrepotin maksa-maksa lagi..
emang gue pernah minta tolong apa ke elu ha??
lu ama keluarga lu tuh ngrepotiiiiiiiiiiiin banget!!!
kalo gak ada hukum ama penjara niihh
lu udah gue bunuh, gue mutilasi sekalian trus gue buang lu ke laut biar lu musnah dimakan ikan hiu


>>>doain gue sabar ya<<<
:) :) :) :) :) :) :) :) :)

Rabu, 24 November 2010

We R Who We R Lyric by Kesha


Hot and dangerous
If you're one of us then roll with us
Cause we make the hipsters fall in love
When we got our hot pants on and up
And yes of course we does
We runnin' this town just like a club
And no you don't wanna mess with us
Got Jesus on my necklace (uz-uzzz)

Got that glitter on my eyes
Stockings ripped all up the side
Looking sick and sexyfied
So let's go uh oh
Let's go

Tonight we're going hard hard hard ha ha hard
Just like the world is our our our ah ah ours
We're tearing it apar par par pa pa part
You know we're superstars
We are who we are

We're dancing like we're dumb dumb duh duh duh dumb
Our bodies going numb numb nuh nuh nuh numb
We'll be forever young young yuh yuh yuh young
You know we're superstars
We are who we are

DJ turn it up
It's about damn time to lived it up
I'm so sick of being so serious
It's makin' my brain delirious

I'm just talkin' true
I'm tellin' you 'bout the shit we do
We're selling our clothes
Sleepin' in cars
Dressin' it down
Hittin' on dudes
Hard


[ From: http://www.songslover.com ]

Got that glitter on my eyes
Stockings ripped all up the side
Looking sick and sexyfied
So let's go uh oh
Let's go

Tonight we're going hard hard hard ha ha hard
Just like the world is our our our ah ah ours
We're tearing it apar par par pa pa part
You know we're superstars
We are who we are

We're dancing like we're dumb dumb duh duh duh dumb
Our bodies going numb numb nuh nuh nuh numb
We'll be forever young young yuh yuh yuh young
You know we're superstars
We are who we are

DJ turn it up
DJ turn it up
DJ turn it up
DJ turn it up

Tonight we're going hard hard hard ha ha hard
Just like the world is our our our ah ah ours
We're tearing it apar par par pa pa part
You know we're superstars
We are who we are

We're dancing like we're dumb dumb duh duh duh dumb
Our bodies going numb numb nuh nuh nuh numb
We'll be forever young young yuh yuh yuh young
You know we're superstars
We are who we are

Ow!



buat anda yang ingin mendapatkan lagu ini silakan klik disini untuk mendownload

Selasa, 23 November 2010

lyric dynamite

I throw my hands up in the air sometimes
Saying AYO!
Gotta let go!
I wanna celebrate and live my life
Saying AYO!
Baby, let's go!

I came to dance, dance, dance, dance
I hit the floor
'Cause that's my, plans, plans, plans, plans
I'm wearing all my favorite
Brands, brands, brands, brands
Give me space for both my hands, hands, hands, hands
Ye, ye
Cause it goes on and on and on
And it goes on and on and on

Yeah!

I throw my hands up in the air sometimes
Saying AYO!
Gotta let go!
I wanna celebrate and live my life
Saying AYO!
Baby, let's go!

'Cause we gon' rock this club
We gon' go all night
We gon' light it up
Like it's dynamite!
'Cause I told you once
Now I told you twice
We gon' light it up
Like it's dynamite!

I came to move, move, move, move
Get out the way me and my crew, crew, crew, crew
I'm in the club so I'm gonna do, do, do, do
Just what the fuck, came here to do, do, do, do

Ye, ye

Cause it goes on and on and on
And it goes on and on and on

Yeah!

I throw my hands up in the air sometimes
Saying AYO!
Gotta let go!
I wanna celebrate and live my life
Saying AYO!
Baby, let's go!

'Cause we gon' rock this club
We gon' go all night
We gon' light it up
Like it's dynamite!
'Cause I told you once
Now I told you twice
We gon' light it up
Like it's dynamite!

I'm gonna take it all like,
I'm gonna be the last one standing,
I'm alone and all I
I'm gonna be the last one landing
'Cause I, I, I Believe it
And I, I, I
I just want it all, I just want it all
I'm gonna put my hands in the air
Hands in the air
Put your hands in the air

I throw my hands up in the air sometimes
Saying AYO!
Gotta let go!
I wanna celebrate and live my life
Saying AYO!
Baby, let's go!

'Cause we gon' rock this club
We gon' go all night
We gon' light it up
Like it's dynamite!
'Cause I told you once
Now I told you twice
We gon' light it up
Like it's dynamite!

lyric can't be tamed

For those who don't know me, I can get a bit crazy
Have to get my way, 24 hours a day
'Cause I'm hot like that
Every guy everywhere just gives me mad attention
Like I'm under inspection, I always get the 10s
'Cause I'm built like that

I go through guys like money flyin' out their hands
They try to change me but they realize they can't
And every tomorrow is a day I never planned
If you're gonna be my man, understand

[Chorus]
I can't be tamed, I can't be saved
I can't be blamed, I can't, can't
I can't be tamed, I can't be changed
I can't be saved, I can't be (can't be)
I can't be tamed

If I see my reflectiona bout my intentions
I'll tell ya I'm not here to sell ya
Or tell ya to get to hell
I'm like a puzzle but all of my pieces are jagged
If you can understand this, we can make some magic
I'm on like that

I wanna fly I wanna drive I wanna go
I wanna be a part of something I don't know
And if you try to hold me back I might explode
Baby by now you should know

[Chorus]
I can't be tamed, I can't be saved
I can't be blamed, I can't, can't
I can't be tamed, I can't be changed
I can't be saved, I can't be (can't be)
I can't be tamed

I'm not a trick you play, I ride a different way
I'm not a mistake, I'm not a fake, It's set in my DNA
Don't change me (x4)
(I can't be tamed)

I wanna fly I wanna drive I wanna go
I wanna be a part of something I don’t know
And if you try to hold me back I might explode
Baby by now you should know

[Chorus]
I can't be tamed, I can't be saved
I can't be blamed, I can't, can't
I can't be tamed, I can't be changed
I can't be saved, I can't be (can't be)
I can't be tamed

deary senin, 23 nov 2010

Weww ,, ketemu lagi. wong ndeso mau ngepost lagi niihh hehehe. Ceritanya dimulai dari pagi ini, Selasa 23 November 2010.

Pagi ini aku bangun agak pagi (menurutku) yaitu jam 05.15, padahal aku harus udah ikut pelajaran OlGa (olah raga) jam 06.00. wuuiihh,, langsung express deh pokoknya. Mulai dari mandi, sarapan, beresin buku ampe manasin sepeda motor harus express deeh (untung gak mati express !!!  ).

Di jalan aku ngebut banget, takut telat eeuyy, guruku kan rada’ galak pisan. pas dijalan, aku kayak lagi balapan motoGP ama bapak-bapak yang pake baju brimob. Kan gini niih, waktu lampu merah aku duluan tancep gasnya otomatis aku ada di depan bapak ntuh, trus si bapak itu nge-gas gede gituhh aku kesalib deeh. Pas udah agak tenang gitu, aku gedein gas dan bapak itu sekarang ada di belakangku. Di bundaran, bapak itu nyoba buat ada di depan aku, tapi gak bisa karena di depan aku tuh ada truk besar. Dan akhirnya si bapak itu berhasil mempertahankan prestasinya untuk ada di depan aku pas nyebrang rel kereta api.

Untuuung,, aku udah nyampe sekolah dengan selamat. Aku langsung ambil tempat parkir yang nyaman buat motor matic ku yaaah,, biar gak kehujanan saat hujan nangis. Abis parkir, aku trus nyusul temen-temen yang udah pada ngumpul buat pemanasan. Pemanasannya sih biasa-biasa aja, jadi gak perlu diulas lagi. nahh,, abis pemanasan, kami disuruh lari muterin halaman sekolah sampe keluar pager itu 5 kali. Padahal yaa, di halaman sekolah itu ada lapangan basket, 2 lapangan voli, lapangan lompat jauh, lapangan futsal gila nggak tuh. Untung waktu itu guruku, pak Imam, lagi ngelatih anak-anak voli jadi fokus beliau tuh nyabang gitu, dan kami gak diperhatiin. Biasalah yaa, anak SMA, sukanya nyari-nyari kesempatan dalam kesempitan, kami jalan kaki dan baru lari kalau ada Pak Imam dan yang kami hanya lari 4 kali. Abis lari, kami disuruh latihan basket. Yaah,, dribling, passing, shooting itu pelajaran kami pagi ini. Dan berakhirlah pelajaran OlGa hari ini.
Habis OlGa ada pelajaran yang kurang aku senangi. Biologi. Aku kurang suka ama tuh pelajaran karena biologi tuh harus ngapalin banyaaaaak banget. Mending fisika atau matematika aja dari pada biologi. Alhamdulillah, guru biologiku, bu Nyamini, dateng telat. Dan kami dikasih tugas ngrjain soal-soal di LKS. Aku, dan beberapa temenku sih, agak kurang betah di kelas. Di kelas tuh, panas, agak kotor, bikin gerah, ama banyak dosanya. Gimana gak banyak dosa coba, laki-perempuan pada main poker, de el el. Emang siih, dulu aku juga sering maen poker, tapi sekarang aku agak ngejauhin poker soalnya aku sadar kalo aku tuh udah punya banyak dosa masak aku mau nambahin dosaku sih. Akhirnya aku, waluyo, dinut, dan ipaah (temenku) pergi ke beranda kelas sambil bawa buku (pura-pura ngerjain gituh !!) ehh trus kita maen Fb-an. Capek Fb-an trus pada nyoba ngerjain soal-soal, ehh gak taunya kami lumayan bisa ngerjain tuh soal. Pas kepala udah mentok, kami cerita-cerita (biasalah cewek ,,  ) mulai dari ngerumpiin kakak kelas ampe adik kelas. Ehh, pas lagi asyik-asyiknya ngobrol, bu guru biologi datang. Mana beliau sempet liat kami maenan di luar kelas lagi. pas di kelas beliau tuh nyindir-nyindir gituh, sempet malu juga sih !!. beliau ngerasa kalo kelas tuh gak hidup kaya’ biasanya, pas ditanya temen-temenku tuh pada bilang ngantuk. Emang bener, aku tuh ngerasa sangat-sangat ngantuuk.

Pas jam pelajaran biologi udah kelar, banyak anak-anak yang nyari tempat yang palin PeWe buat tidur. Aku pun juga. Karena gak nemuin tempat yang PeWe aku ngajak Ipaah ke UKS. Sebetulnya aku gak sakit, Cuma ngantuk. Kenapa UKS ?? di UKS kan ada kasurnya tuh,, nah kalo ada kasur aku pasti bisa cepet tidur. Naah, Cuma butuh 5 menit buat aku memunculkan bunga tidur. Gak kerasa aku dan ipah udah ketiduran di UKS dari jam 10 lebih sampe hampir setengah 12 siang. Bangun-bangun aku kaget banget, takut udah jam terakhir, yang berarti aku gak akan bisa cepet pulang. Aku langsung bangunin Ipaah yang ada di kasur lain, eehh bo’ pas aku bangunin tuh dia ngiler !! sumpeh deeh. Aku sih gak tega aja buat bilang ama dia, soalnya ekspresinya natural baget, Oonnya. Matanya masih merah gituuh. Abis itu, aku langsung cabut dari UKS dan mau ke kelas. Eehh, ternyata ada pelajaran matematika. Aku sama Ipaah langsung agak bingung dan blank langsung. Trus, karena aku kebelet pipis, aku ngajak Ipaah ke WC. Ternyata di WC tuh banyaaak banget yang kebelet, jadi ngantri deeehh. Lama pisan. pas udah selesai aku pun keluar dan OTW ke kelas. Wuuiih,, aku papasan ama guru matematika. Langsung aja aku ngomong ke gurunya kalo aku tadi gak bisa iktu pelajaran soalnya aku pusing habis olahraga. Eeehhh,, guruku percaya lhoo!!. Dan pas aku mo balik ke kelas, guru matematika manggil aku, aku dan Ipaah udah pada sport jantung. Takut kalo nanti diapa-apain sama guru itu. Kalo ada stetoskop mungkin aku udah nyoba dengerin detak jantungku dan bakal aku rekam deeh biar inget kalo aku pernah sport jantung. Eehhh,, ternyata tuh bu guru ngomong “tolong beliin siomay. Pake kentang, kubis sama siomay yang pedeees ya. Nih uangnya!! “ rasanya plooong deh hati aku. Abis beliin siomay, langsung ke kelas. Ternyata, temen-temen tuh masih pada ngantuk. Dan ada yang tidur diatas meja.

Udah ah,, capek juga nulis cerita ini. Udah hampir 1 ½ halaman lhoo ... udah malem juga !! bye 

Senin, 15 November 2010

Resensi Novel Bait-bait suci Gunung Rinjani

Penulis : Khairul ‘Ujang’ Sidiq
Penerbit : Dian Rakyat
Tahun terbit : 2009
Ukuran buku : 21 X 15
Tebal Buku : 310 hal
Harga : Rp 60.000


Anda tentu sudah bisa menebak latar belakang novel ini. Yaa, Gunung Rinjani itulah latar belakang atau main setting novel ini. Memang novel ini tidak menjadi best seller, tapi saya sangat menurut saya novel ini layak diacungi 2 jempol sekaligus.
Novel ini berkisah tentang seorang anak jakarta yang kemudian menjadi santri di sebuah pondok di daerah Sukabumi. Ia senang mengikuti kata hatinya untuk menaklukan keangkuhan gunung-gunung yang berdiri tegap. Ia bernama Fajar.
Saat liburan, ia dan temannya pergi ke Lombok untuk melakukan pendakian di Gunung Rinjani. Sesampainya mereka disana, ternyata gunung tersebut harus di tutup karena cuaca kurang bersahabat. Banyak rintangan yang harus mereka hadapi selama pendakian.

Sesampainya mereka di Pos Pendakian terakhir, mereka bertemu dengan sekelompok muda-mudi yang juga melakukan pendakian. Mereka terdiri dari 4 orang, 2 cewek dan 2 cowok. salah satunya bernama Ria. Gerombolan muda-mudi itu mempunyai siat-sifat yang buruk. Mereka merokok, minum, dan selama pendakian mereka tidur satu tenda. Hal itu membuat Fajar yang jebolan pondok itu miris. Apalagi dengan Ria yang notabene ketua geng.
Fajar telah akrab dengan Gerombolan muda-mudi itu. Tanpa sadar, Ria yang tergolong cewek nakal telah jatuh cinta pada Fajar, si cowok alim. Suatu ketika, Ria sedang dirundung masalah dan tanpa sadar ia telah curhat kepada Fajar. Dan Fajar pun menanggapinya dengan santai. Ria mempunyai keinginan untuk dapat ke puncak Rinjani bersama Fajar, dan tanpa disadari kalimat itu meluncur keluar dari bibir Ria dan mengangap itu laiknya sebuah janji setia.
Saat perpisahan telah tiba, sebelum kedua rombongan berpisah Ria sempat bertanya pada Fajar tentang rencana naik gunung Rinjani lagi, fajar menjawab sekenanya “aku akan mendaki puncak Rinjani dengan istriku”.
Setelah lama tak berjumpa, fajar bertemu kembali dengan Ria dalam sebuah acara yang bertema alam dan pendakian. Darisitulah Ria semakin yakin kalau hatinya telah ditumbuhi bunga-bunga cinta dengan Fajar. Begitupun dengan Fajar, sempat beberapa kali ia memikirkan Ria dengan segala kelebihannya. Ria yang telah kehilangan harmonisnya cinta ayah dan ibu kian menginginkan seorang laki-laki yang tepat yang kelak menjadi pasangan hidupnya. Untuk menjadikan Fajar sebagai suaminya, Ria menggunakan cara yang kurang masuk akal dalam dunia percintaan.
Suatu pagi, fajar di jemput oleh seorang teman Ria. Merrka mengatakan bahwa Ria telah meninggal dan akan di napak tilasi oleh keluarganya di puncak gunung Rinjani. Karena sudah terlanjur dijemput, fajar pun menerima tawaran itu dan Ia bersedia mengikuti napak tilas Ria di Gunung Rinjani.
Sesampainya mereka di Lombok, mereka langsung menuju cottage tempat menginap. Dan disana Fajar bertemu dengan ayah Ria yang mengatakan bahwa ia setuju jika Ria akan hidup bersama Fajar. Fajar bingung. Malam itu, Fajar diberi tahu kalau sebenarnya Ria masih hidup dan sekarang Ria siap untuk dipersunting oleh Fajar.Fajar sempat ragu untuk menikahi Ria, tapi setelah ia diskusi dengan ibunya, ibu Fajar pun menyetujui dan siap menerima Ria sebagai menantunya. Dan terjadilah proses pernikahan Ria dan Fajar.
Pagi harinya, pengantin baru tersebut mendaki puncak Gunung Rinjani. Dan saat itupulalah Ria telah menepati janjinya untuk membawa Fajar ke Puncak Rinjani bersama istrinya.
kelemahan novel ini ada pada pertengahan novel. penulis seakan-akan ingin memanjangkan novel dan tentu saja akan menjadikan novel ini lebih tebal. sedangkan kelebihan novel ini terletak pada kemudahan bahasa dalam mendeskripsikan suatu keadaan, sehingga pembaca dapat merasakan suasana yang diceritakan penulis.

Selasa, 09 November 2010

Lagu Darah

Di tubuh mengalir darah
Terbagi menjadi dua
Ada yang berbentuk cair
Dan ada yang padat
Yang padat disebut plasma
Mengendap menjadi serum
Padatnya butiran darah
Tak boleh ku lupa
Satu dua dan tiga aa
Pertama eritrosit
Bagian darah yang kedua
Leukosit itu namanya
Trombosit bagian ketiga aa
Itu cerita ku padamu
Dududu ....



* dilagukan dalam lagu “surat cintaku” yan dipopulerkan olehVina Panduwinata
** dan lirik digubah oleh Ibu Nyamini SPd. Dalam rangka mempercepat dan menyenangkan pelajaran

Minggu, 07 November 2010

Bumi manusia Vs Para Priyayi

Bumi Manusia di telurkan oleh seorang pesastra Indonesia yang telah malang-melintang dinkancah Internasional, namanya Pramoedya Ananta Toer. Sedangkan Para Priyayi lahir dari tangan pesastra yang juga cukup terkenal, yaitu Umar Kayam. Penulis Bumi Manusia lahir di Blora dan Umar Kayam lahir di daerah Ngawi. Cukp dekat bukan ??
Bumi Manusia merupakan satu dari empat seri novel tersebut, so, Bumi manusia adalah tetralogi. Sedangkan rivalnya, Para Priyayi hanya terdiri dari dua Novel dan bisa disebut Dwilogi.

Hak Cipta novel Para Priyayi telah dibeli oleh negara dan tidak dapat diperdagangkan, makanya kalau mencari novel Para Priyayi harus di perpustakaan bukan di toko Buku. Untuk novel Bumi Manusia, Hak Cipta masih dipegang oleh penulis (atau yang mengurusi, sualnya Pak Pram udah tiada...)jadi kalau mau beli novel ini isa langsung ke toko Buku, atau barangkali ada teman-teman anda yang punya buku ini.
Ruang lingkup yang ditulis oleh pak Pram, itu universal tapi masih dalam alur yang runtun dan berkoridor. Kalau Kang Umar niih, Ruang lingkupnya seperti Istana Sentris. Beliau hanya menceritakan tentang satu keluarga dan segala problema keluarga tersebut tanpa menengok ke kanan atau kekiri.

Dari segi bahasa, Pram sedikit lebih menguasai bahasa asing. Dalam novel Bumi Manusia, kadang-kadang memakai bahasa asing seperti Inggris, Belanda dan Prancis. Sedang Kang Umar, lebih menonjol pada bahasa jawa bahkan pada novel Para Priyayi 2 Umar bahkan membubuhkan kata-kata yang identik dengan logat Jawa seperti “to” pada kalimat yang di ucapkan oleh bangsa Asing seperi Amerika.

Nilai Sosial lebih banyak terdapat pada Bumi Manusia daripada Para Priyayi. Meskipun ada jarak antara tokoh Bumi Manusia dengan lingkungannya, mereka cenderung ingin menyobek pemisah itu dan berbaur dengan masyarakat. Sedangkan tokoh-tokoh pada Para Priyayi cenderung lebih bersikap pemilih, baik dalam memilih kerabat, sahabat, ataupun teman.

Kali ini dilihat dari aspek Keagamaan. Para Priyayi lebih banyak mengenal agama-agama di dunia mulai dari Islam sampai Yahudi. Di novel ini juga terdapat penyimpangan-penyimpangan agama seperti manjadi orang abangan (orang Islam tapi tidak pernah melakukan hal-hal yang diperintah dalam Islam, kadang malah mencari sesuatu yang menyimpang dari Islam). Untuk novel Bumi Manusia, agama dalam novel ini hanya dua yaitu Islam dan kristen. Yahh,, meskipun disini juga ada penyimpangan agama tapi itu tidak terlalu diekspos oleh si penulis dan itu dijadika sesuatu yang lumrah.


Sekian perbandingan Novel Bumi Manusia dengan novel Para Priyayi. Kalau tidak sesuai dengan pikiran anda jangan tersinggung karena ini hanya unek-unek murni saya.

merapi muntah lagii

jumat kemarin, Merapi muntah lagi. menurut ahli geologi sihh ntuh muntahan merapi yang terbesar dalam seabad ini. bayangin aja, batu-batuan yang keluar dari mulut merapi tuh tingginya bisa sampe 9 meter. lahar dinginnya nyebar sampe puluhan kilo.

tadi pagi niih, sekitar jam 10an Merapi meletus lagi. wuuih,, kalo merapi meletus lagi bisa-bisa pengungsi yang jumlahnya puluhan ribu orang tuhh bisa pindah lagi. bahkan ada camp pengungsian yang udah pindah 3 kali. apalagi di camp itu banyak lansianya. bayangin aja nenek-nenek tua yang harus naik-turun truk berkali-kali buat nylametin diri. apalagi di pengungsian tuh gak nyaman pisan. tidurnya desek-desekan (palagi kalo ada nyang ngorok, iih amit-amit)mana makananya kurang layak lagi.

kalo orang kena muntahan orang biasa, itu gak apa", nah ini gunung nyang muntah. sapi aja yang tadinya masih sehat wal afiyat bisa langsung 'metoong', trus ban mobil tuhh langsung kempes dan mengkerut, pohon-pohon nihh ya langsung mati kena tuh muntah.

ada beberapa orang malah ngaitin meletusnya gunung merapi dengan hal-hal mistis. contohnya ada nyang ngomong kalo letusannya merapi tuh kaya' wajahnya Petruk (lakon dalam wayang)yang katanya juga, petruk yang pengawal Ratu Ngamarta ntuh marah. trus dia bisa nyuruh Merapi meletus dan membawa korban.

ohh ya,, sekarang nih,, air bengawan Solo lagi naik. tpi aku kurang tahu pa naiknya itu gara-gara merapi tau engga'. kalo iyaa, berarti kalo merapi terus meletus bisa jadi Bojonegoro dan beberapa kota yang dilalui Bengawan Solo akan terendam lagi seperti tahun 2007 dulu. dan kemungkinan Sekolah bakal libuuuuuurrr ...


sekian post saya

Selasa, 02 November 2010

merapi pengen babysitter baru

Hehehe . . .
Kurang update yaahh,, mestinya udah kemaren-kemaren post ini muncul. Tapi urangnya teh lagi banyak tugas sualnya. Plus ulangan-ulangan yang katah pisan eeuy,, tapi paling nggak saya masih nge-post dan ngisi blog saya ini.
Gunung merapi adalah salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia raya tercinta, dan sekarang gunung merapi mulai dikenal sebagai gunung merapi paling aktif di dunia.
Kemaren, tanggal 26 Oktober 2010 merapi mual, dan pengen muntah. Nahh,, orang-orang nyang rumahnya di sekitar merapi pada ngungsi buad nylametin idup dan bajunya (mana mau orang kena muntahan). Nah,, ada satu orang yang udah ditunjuk ama keraton solo buad jadi baby sitter-nya merapi, namanya Mbah Marijan. Makanya, dia gak mau ninggalin baby-nya saat baby mual-mual. Dia tetep setia dan tanggung jawab nemenin si Baby sampe baby-nya sembuh. Tapi baby-nya marah, sualnya baby mau babysitter nyang baru, nyang lebih Okeeh dan muda lagee. Trus muntahan baby yang baunya busuk ntuh kena mbah Marijan so, mbah marijan kepaksa harus di DO ama nyang punya baby. Mbahnya juga pasrah banget pas dia kena muntahan baby, dan nggak ngelawan (takdir kali yaak !!!).
Mbah Maridjan mah baik pisan atuuh. Udah rela jagain baby tapi akhirnya disemprot dan di DO lagi, palagi Mbah Maridjan Cuma digaji Rp 82.000 ama keraton. Ihh,, upah minimum di daerahku aja mah udah 400 rb an. Salut deech ...
Denger-denger nih ya,, do’a baby bakal terkabul. Karena sekarang ada calon babysitter baru, namanya Ponimin. Dia itu orang kedua yang paling dikenal di wilayah merapi. Jadi, merapi gak usah ngambek lagi yaaahh. Apalagi sampek muntah-muntah, kan kasian babysitter dan tetangganya baby. Nanti jadi kotor gara-gara kena muntahan baby.
Udah dulu yaaakk!! Leppy-nya udah ngantuk minta tiduur.